SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA SELENGGARAKAN PTB DI BUGEL, KULONPROGO
Di tengah-tengah siswa kelas XII SMA menempuh Ujian Nasional Berbasis Komputer, para siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Yogyakarta menyelenggarakan PTB (Perkemahan Teladan Bhakti) di desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo selama tiga hari sejak Selasa hingga Kamis (11/4 s.d. 13/4) 2017. PTB bukan hanya merupakan kegiatan perkemahan biasa, melainkan sebuah perkemahan yang berorientasi pada kegiatan bakti kepada masyarakat di sekitarnya, sekaligus sebagai media untuk mengaplikasikan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Bentuk kegiatannya beragam sesuai dengan keragaman ekstrakurikuler, antara lain: bidang seni mengajari siswa SD bermain drama, musik, dan pentas seni, bidang IPTEK mengajari siswa membuat roket air, cerdas cermat, dan try out mapel UN, bidang lingkungan mengadakan bhakti perbaikan fasilitas umum, bidang sosial mengadakan bazar, bidang kerohanian Islam mengajar TPA dan menyelenggarakan pengajian akbar, bidang kerohanian Kristen katholik mengadakan kegiatan keagamaan di gereja, bidang olah raga mengadakan pertandingan sepak bola, dll.
Kepala SMA Negeri 1 Yogyakarta, Rudy Prakanto, S.Pd.,M,Eng., menjelaskan bahwa PTB ini merupakan kegiatan tahunan sebagai bentuk pendidikan karakter untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat desa pinggiran. “Kami berharap kegiatan bhakti teladan ini memberi dampak positif, baik bagi masyarakat di Bugel, maupun bagi para siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta,” kata Rudy Prakanto.
Perkemahan Teladan Bhakti pada tahun 2017 ini memasuki tahun ke-32 sejak dirintis oleh Dr. Ing.Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI tahun 1983. Menurutnya, pada awalnya PTB diinisiasi untuk membuat suatu aktivitas bersama agar warga SMA Teladan guyub dan besar. Karena kegiatan ini dipandang baik sebagai ladang beramal kepada masyarakat, hingga sekarang tetap dilestarikan.
Para siswa pun menyambut kegiatan ini dengan semangat luar biasa. Antusiasme itu terlihat sejak dari perancangan kegiatan, saat kegiatan, hingga penutupan, yang semuanya didesain oleh siswa. Menurut ketua panitia, Aden Muflich (XI Mia 9), kegiatan PTB tahun ini mengangkat tema bernuansa kraton Yogyakarta, yakni Siji, Nyawiji, Bhakti. Tema ini mengarahkan pada makna bahwa para siswa SMA N 1 Yogyakarta bersatu padu untuk mendarmabaktikan diri kepada masyarakat desa Bugel, Kulonprogo. Beragam komentar positif dilontarkan oleh siswa. “Kegiatan ini memberi pengalaman sosial luar biasa seperti KKN di perguruan tinggi,”kata Layung.
Di tengah-tengah maraknya kasus ‘klithih’ yang mencoreng citra Yogyakarta sebagai kota pendidikan, kegiatan Perkemahan Teladan Bakti ini menjadi bukti bahwa menyelanggarakan kegiatan yang menginspirasi banyak pihak itu lebih keren dan lebih mengasyikkan. Sebaliknya, melakukan kegiatan klithih itu tidak terpuji dan meresahkan masyarakat. Bravo pelajar kota Yogyakarta!
